Prefektur Shimane yang terletak di bagian utara wilayah Jepang barat ini juga disebut sebagai “negerinya para Dewa”. Hal ini dikarenakan prefektur ini dipercaya sebagai tempat berkumpulnya para Dewa. Para Dewa akan berkumpul satu kali dalam setahun yakni pada bulan ke-10 kalender lunar di Kuil Agung Izumo Taisha yang terletak di bagian timur Shimane. Selain Kuil Izumo, di Shimane bagian timur terletak pula ibu kota prefektur yakni KDi Kota Matsue, kita dapat melihat Kastil Matsue yang merupakan satu dari sedikit kastil di Jepang yang masih mempertahankan konstruksi aslinya.
Selain itu, Shimane juga populer dengan masyarakat yang masih menjaga tradisi dan kebudayaan. Tradisi dan kebudayaan Shimane yang telah berkembang sejak berabad-adab lalu masih terjaga dengan sangat baik hingga kini. Dua di antaranya adalah Sekishu Banshi dan Tatara. Sekishu Banshi adalah teknik pembuatan kertas ala Jepang yang telah diturunkan dari generasi ke generasi. Sementara itu, Tatara merupakan teknik pemrosesan logam tradisional berkualitas tinggi. Prefektur Shimane terkenal sebagai pusat penghasil produk logam terbaik di Jepang yang sebagian besar di antaranya diproses menjadi pedang khas Jepang yaitu katana.
