Sebagai salah satu museum seni terbesar di dunia dan terbesar di Jepang, kompleks Museum Nasional Tokyo dikelilingi oleh aset alam dan budaya. Di antara museum di Taman Ueno, museum ini menonjol sebagai yang paling populer, memamerkan salah satu koleksi seni terbaik nasional. Museum ini juga dikenal mudah diakses oleh pengunjung asing.
Sebagai museum nasional tertua, museum ini berasal dari Era Meiji dan dibuka pada tahun 1872.
Sebagai museum nasional tertua, museum ini berasal dari Era Meiji dan dibuka pada tahun 1872. Pada saat itu, Jepang sendiri juga mulai dibuka kembali ke seluruh dunia setelah periode isolasi mandiri selama berabad-abad. Hal ini tercermin dalam kecenderungan internasional museum, yang tidak hanya menampung pameran Jepang yang memiliki makna sejarah, tetapi juga harta karun dari seluruh Asia. Di dalam kompleks museum, Anda akan menemukan galeri yang menampilkan karya seni dan artefak dari Korea, Asia Tenggara, China, Asia Tengah, India, dan Mesir.
Misi utama Museum Nasional Tokyo adalah untuk menyampaikan sejarah dan tradisi Jepang dan budaya Asia lainnya kepada generasi mendatang melalui keragaman koleksi seni dan kegiatan pendidikannya yang luas, seperti program sekolah.

Harta karun
Koleksi museum terdiri dari lebih dari 117.000 item, mulai dari lukisan dan kaligrafi hingga patung dan artefak arkeologi. Di antara barang-barang ini, 643 ditetapkan sebagai Properti Budaya Penting dan 89 sebagai Harta Karun Nasional. Biasanya, museum merotasi item dalam pameran permanennya setiap 5-8 minggu, jadi jika Anda pernah ke sini sebelumnya, mungkin inilah saatnya untuk mempertimbangkan kunjungan lagi!
Museum ini juga berkesan karena berbagai artefak era Meiji. Yang paling utama adalah koleksi lukisan klasik Jepang dari Era Heian (abad ke-12), melalui Periode Kamakura (abad ke-13) hingga Periode Edo (abad ke-17). Artefak Jomon (beberapa di antaranya sudah ada sebelum sejarah tertulis Jepang) juga menonjol.
Orang asing ramah
Museum Nasional Tokyo juga sangat ramah bagi orang asing dengan tur berpemandu bahasa Inggris gratis sejumlah bahasa lain dan penjelasan bahasa Inggris tersedia untuk banyak pameran. Dengan memperkenalkan budaya Jepang dan lainnya yang mudah diakses, pengunjung dapat mengenal tradisi Asia.
Secara keseluruhan, museum ini memberikan keseimbangan yang baik antara keindahan artistik dan relevansi sejarah dalam berbagai pamerannya.

