Shin-Kiba mungkin tidak memiliki pengenalan nama Shinjuku atau Shibuya, tapi ini adalah tempat yang bagus untuk diketahui bagi mereka yang ingin melepaskan diri dari kiblat turis Tokyo yang biasa. Ada beberapa tempat penting dalam jarak berjalan kaki dari stasiun Shin-Kiba, yang terletak dua halte kereta dari Tokyo Disney Resort di Jalur Keiyo. Namun, jika Anda ingin berjalan-jalan melintasi jalan terbuka Jembatan Dinosaurus, Anda harus tahu bus mana yang harus diambil.
Jembatan Gerbang Tokyo
Dengan panjang lebih dari 8.500 kaki, Jembatan Gerbang Tokyo dijuluki Jembatan Dinosaurus karena ukurannya tetapi juga karena penampilannya. Dua bagian tiang penopang yang sangat besar dari jembatan kantilever ganda ini memang memberikan tampilan seperti tanduk pengunci dinosaurus.

Jembatan ini terletak di dekat Bumi Perkemahan Taman Wakasu. Jalannya dapat diakses dengan lift. Jalan setapak itu memiliki pemandangan cakrawala Tokyo yang indah dan bisa sangat indah saat matahari terbenam.
Di depan stasiun Shin-Kiba, halte bus untuk “Wakasu-kyampujo-mae” di rute #11 akan membawa Anda ke tempat jembatan itu berada.
Pantai Studio
Sekitar 10 menit berjalan kaki dari stasiun adalah Studio Coast, tempat klub malam AgeHa yang populer di Tokyo berada. Ruang hiburan serbaguna ini juga berfungsi sebagai tempat konser rock menengah, tempat band-band seperti Nine Inch Nails pernah tampil.
Kubah Rumah Kaca Tropis Yumenoshima
Berjalan berlawanan arah dari stasiun di sepanjang Meiji Dori akan membawa Anda ke Kubah Rumah Kaca Tropis Yumenoshima. Kebun raya ini sebenarnya terdiri dari tiga kubah kaca, yang menampung seribu spesimen tanaman tropis dan subtropis yang eksotis.

Ini seperti memasuki hutan hujan. Pakis berlimpah, batang tanaman meliuk ke langit-langit langit, dan bahkan ada air terjun kecil yang mengalir ke kolam dengan bantalan bunga bakung. Satu kubah utuh dikhususkan untuk tumbuhan dari Kepulauan Ogasawara.
Balai Pameran Daigo Fukuryu Maru
Di dekat Dome, di sisi lain Taman Yumenoshima, terdapat Aula Pameran Daigo Fukuryu Maru. Museum sejarah gratis ini menampung Lucky Dragon No. 5 yang sebenarnya, sebuah kapal nelayan Jepang yang terkenal pada tahun 1954.

Kapal itu disinari tahun itu dalam uji coba nuklir Castle Bravo yang dilakukan oleh Amerika Serikat. Dengan adegan pembukanya, film asli Godzilla tahun 1954 diambil langsung dari kejadian ini.
Sepotong sejarah ini, bersama dengan tempat menarik lainnya seperti jembatan dan kubah rumah kaca, membuat Shin-Kiba layak untuk dikunjungi.

