Kuil Nezu

Tokyo secara harmonis memadukan budaya tradisional dan modern Jepang, tetapi terkadang teknologi dan gedung pencakar langitnya menutupi sisi sepinya. Mereka yang mencari sedikit zen di antara cahaya terang Tokyo dapat menuju ke Kuil Nezu di Bangsal Bunkyo.

Kuil ini adalah salah satu tempat pemujaan tertua di Tokyo dan contoh utama arsitektur zaman Edo.

Penipu untuk Kuil Fushimi Inari di Kyoto
Kuil Nezu memiliki taman di lereng bukit, kolam dengan ikan koi yang semarak, dan terowongan gerbang torii berwarna merah terang seperti Kuil Fushimi Inari yang terkenal di Kyoto. Mungkin tidak semegah Fushimi Inari, tetapi Kuil Nezu indah dengan caranya sendiri.

Tamannya adalah tempat foto yang bagus, terutama selama Festival Bunkyo Azalea yang diadakan dari bulan April hingga Mei.

Selama festival, bunga berwarna-warni mengubah taman hijau kuil yang rimbun menjadi lautan merah, ungu, dan putih. Nikmati pertunjukan tari tradisional dan cicipi semua makanan festival yang lezat jika Anda berkunjung saat itu.

Desain terinspirasi oleh Kuil Toshogu Nikko
Di luar gerbang torii, kuil itu sendiri terinspirasi oleh Kuil Toshogu Nikko di Prefektur Tochigi. Kedua kuil menampilkan detail berlapis emas yang rumit dan motif warna-warni. Ini seperti merasakan Jepang kuno tepat di jantung Tokyo modern.

Perpaduan harmonis Tokyo yang disebutkan di atas adalah salah satu hal terbaik tentang Kuil Nezu. Di Nikko, Anda cukup terbatas pada kuil, kuil, dan alam. Dengan mengunjungi Kuil Nezu, Anda dapat dengan mudah makan siang di kafe pelayan di Akihabara terdekat, lalu mengunjungi Shinjuku untuk minum sesudahnya.

You may also like...

PAGE TOP