Sendai

Kota-kota di Jepang dikenal sebagai hutan beton yang semrawut tanpa henti. Fakta bahwa Kota Sendai dijuluki “Kota Pepohonan” (“Mori no Miyako”) seharusnya mendorong pengunjung yang ingin menjelajahi kota dengan suasana yang jauh lebih santai.

Kota terbesar Tohoku memiliki reputasi sebagai titik awal bagi para kejadian dalam perjalanan ke tempat-tempat yang sangat populer seperti Teluk Matsushima, Pulau Kucing, Desa Rubah, dan Kuil Yamadera. Namun jauh dari banyak pusat, kota itu sendiri memiliki sejarah dan budaya yang membuat kunjungan bermanfaat.

Tengara
Didirikan oleh Lord Date Masamune pada tahun 1600-an, Anda akan menemukan patung pendirinya yang menghadap ke cakrawala kota dari gunung terdekat di situs Kastil Aoba Sendai, yang menawarkan pemandangan panorama yang menakjubkan.

Naik kereta bawah tanah (jalur Tozai dan Namboku) ke kota dan cicipi kelezatan lokal gyutan (lidah sapi panggang), hidangan lezat yang dapat ditemukan di banyak restoran di sekitar stasiun Sendai.

Di sebelah utara, lihat patung Sendai Daikannon yang menjulang tinggi di atas kota setinggi 100 meter, menjadikannya patung terbesar keenam di dunia. Di sebelah barat, kuil Osaki Hachimangu — bisa dibilang kuil Shinto paling indah di Sendai — digolongkan sebagai harta nasional.

Hiburan
Bagi pecinta hewan, ada Kebun Binatang Yagiyama, hanya 10 menit dari stasiun Sendai. Pada malam hari, kota menjadi hidup di Kokubuncho, distrik hiburan, di mana Anda dapat menikmati minuman bersama makanan laut lokal yang segar seperti tiram dari kota pesisir Matsushima dan Shiogama. Pastikan untuk memasuki kawasan hiburan melalui Jozenji Dori, jalan yang dipenuhi puluhan pohon hijau, yang memberikan julukan yang pantas untuk kota ini.

Jika berkunjung selama musim semi, saksikan bunga sakura yang luar biasa di salah satu tempat terbaik di kota ini, Taman Nishi. Meskipun Kota Sendai mungkin agak jauh dari Tokyo, kota ini berdiri sendiri sebagai tempat wisata dan pusat perjalanan yang semarak untuk wilayah Tohoku.

You may also like...

PAGE TOP