Area Danau Kawaguchiko dikenal sebagai tempat untuk melihat pemandangan Gunung Fuji yang spektakuler, dan salah satu tempat terbaik di area ini untuk mengagumi pemandangan ikonik ini adalah dari Gunung Tenjo. Tapi ada lebih banyak hal di Tenjo selain pemandangan yang bagus dari titik pengamatannya. Gunung di Prefektur Yamanashi ini memiliki cerita rakyat dan daya tarik tersendiri yang membuatnya menjadi perjalanan yang berharga.

Ada dua cara untuk mencapai puncak Tenjo, tempat sebagian besar objek wisata berada. Pilihan pertama adalah berjalan kaki menggunakan jalur pendakian. Ini memakan waktu sekitar 45 menit, dan tidak seperti Fuji, ini cocok untuk pejalan kaki yang paling tidak berpengalaman sekalipun.
Anda akan dihadiahi pemandangan panorama dan bidikan Gunung Fuji yang sempurna pada hari yang cerah.
Pilihan kedua – dan yang lebih populer – adalah menggunakan Kereta Gantung Mt. Fuji Panoramic (juga disebut Kereta Gantung Kachi Kachi). Kereta gantung ini membawa Anda sejauh 220 meter ke titik pengamatan dan menawarkan pemandangan danau yang fantastis saat Anda naik. Metode apa pun yang Anda pilih, Anda akan dihadiahi pemandangan panorama dan bidikan Gunung Fuji yang sempurna pada hari yang cerah.

Salah satu fitur gunung yang paling populer adalah Lonceng Tenjo. Legenda mengatakan bahwa keinginan Anda akan terkabul jika Anda membunyikan bel sambil melihat Gunung Fuji melalui bingkai perak berbentuk hati. Citra romantisnya membuatnya sangat populer di kalangan pasangan yang mengharapkan hubungan yang panjang dan bahagia.

Kachi Kachi Yama
Saat Anda berjalan-jalan di sekitar area tersebut, Anda pasti akan melihat beberapa patung besar kelinci dan tanuki (anjing rakun). Karakter penuh warna ini berasal dari cerita rakyat Jepang kuno berjudul Kachi Kachi Yama, dan Gunung Tenjo sebenarnya adalah latar dari kisah tersebut. Tokoh-tokoh dalam cerita ini mungkin tampak menyenangkan, tetapi sebenarnya ini adalah kisah kelam di mana kelinci membalas dendam pada tanuki pembunuh dengan membakarnya sebelum menenggelamkannya… (canggung…) Tapi, patung-patung itu sendiri lucu!
Terinspirasi dari cerita tersebut, kafe di bawah dek observasi menjual tanuki dan usagi (kelinci) dango (mochi di atas tongkat). Di sebelah kafe terdapat kuil yang juga didedikasikan untuk kelinci dari dongeng.

Puncak Gunung Tenjo (1.104 meter) berjarak sekitar 10 menit berjalan kaki dari titik pengamatan, dan ditandai dengan sebuah kuil kecil.

Di dekat sini
Danau Kawaguchiko dan daerah sekitarnya dipenuhi dengan banyak tempat wisata, termasuk beberapa museum seperti Hutan Musik Kawaguchiko, onsen, dan banyak tempat untuk mencoba makanan dan minuman lokal. Untuk pengalaman sake, cobalah Ide Sake Brewery. Untuk pendaki yang rajin, ada juga pilihan untuk melanjutkan dari Tenjo ke Gunung Mitsutoge (1.785 meter). Ini tentang pendakian enam jam di sana dan kembali, jadi pastikan untuk memulai lebih awal.
Jika Anda mengunjungi Danau Kawaguchiko, daki Gunung Tenjo untuk mendapatkan pemandangan panorama terbaik dan berjalan di dalam dunia cerita rakyat Jepang.

