Kuil Toji

Di atas atap Kyoto selatan menjulang pagoda kayu bertingkat lima yang menjulang tinggi. Dengan ketinggian 55 meter, ini adalah yang tertinggi di Jepang. Siluetnya yang ikonis menandai lokasi Kuil Toji — salah satu kuil penjaga kota yang bersejarah dan tuan rumah pasar loak Kobo Ichi modern.

Kuil Toji — artinya “Kuil Timur” — dibangun pada tahun 794 ketika ibu kota Jepang dipindahkan dari Nara ke Kyoto. Itu dibangun bersama dengan kuil kembarnya Saiji pada awal periode Heian. Kedua struktur yang mengancam itu dimaksudkan untuk berfungsi sebagai penjaga kota, dengan masing-masing ditempatkan di kedua sisi pintu masuk utama. Meskipun Saiji—Kuil Barat—telah hilang termakan waktu, Toji berdiri kokoh sebagai peninggalan zaman kota Kekaisaran Kyoto.

Sebuah kiblat bagi Buddhisme Shingon
Pada tahun 823, Kobo Daishi—pendiri sekte agama Buddha Shingon di Jepang—ditunjuk sebagai kepala pendeta Toji oleh Kaisar Saga. Selain Koyasan, Toji adalah salah satu kuil terpenting di negara ini untuk Buddhisme Shingon. Hari ini, itu juga diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

Kondo, atau Aula Utama, adalah bangunan candi terbesar. Di dalamnya berdiri patung berlapis emas Yakushi Nyorai—Buddha Pengobatan—yang konon dapat menyembuhkan penyakit baik jiwa maupun raga. Dua patung kecil yang mengelilinginya adalah pelayannya, Nikko Bosatsu (Bodhisattva Sinar Matahari) dan Gakko Bosatsu (Bodhisattva Cahaya Bulan).

Di luar Kondo terdapat Kodo Lecture Hall, yang menyimpan koleksi patung Buddha yang mengesankan. Di dalamnya terdapat 21 patung Buddha yang diposisikan membentuk mandala tiga dimensi di sekeliling tokoh utama Dainichi Nyorai—dewa tertinggi dalam Buddhisme Esoterik. Sejarawan akan bersuka ria dengan berbagai penggambaran di sini yang bahkan mencakup Sepuluh Deva Penjaga Buddha.

Di luar area kuil berbayar terdapat Miedo Hall— bekas kediaman Kobo Daishi. Setiap pagi pukul 06.00, sebuah kebaktian diadakan di sini yang terbuka bagi siapa saja untuk berpartisipasi. Yang juga perlu diperhatikan adalah Museum Homotsukan, Balai Harta Karun Toji, yang menampilkan pilihan artefak candi yang luas secara bergilir dua kali setahun.

Pasar Kobo-Ichi
Salah satu atraksi wihara yang paling populer dan unik adalah Pasar Kobo-Ichi, yang diadakan pada tanggal 21 setiap bulan. Pasar besar ini mengubah pekarangan kuil menjadi bazar penuh warna dan ramai yang penuh dengan orang-orang yang berdesak-desakan untuk mendapatkan barang murah.

Variasi barang baru dan bekas yang ditawarkan sangat mencengangkan. Segala sesuatu mulai dari pakaian dan kaligrafi hingga tembikar dan tanaman siap untuk diperebutkan. Anda juga akan menemukan banyak pilihan stan makanan untuk membuat Anda tetap bersemangat saat berbelanja! Penjajaran kios-kios yang hidup di samping bangunan kuil yang damai benar-benar menarik, dan ini adalah tempat yang sempurna untuk merasakan pasar khas Jepang.

You may also like...

PAGE TOP