Di bawah permukaan surgawi Okinawa merayap seorang penduduk yang terkenal dan mematikan: ular habu. Agresif dan mematikan, mereka paling sering terlihat terendam dalam botol awamori (sake pulau) yang berjejer di dinding toko turis di sepanjang jalan utama Kokusai Dori. Namun, salah satu daya tarik menawarkan pengunjung kesempatan untuk bertatap muka dengan ular jahat ini saat mereka masih hidup.

Taman Museum Habu
Terletak di dalam taman hiburan Okinawa World yang populer, tepat di sebelah selatan ibu kota prefektur Naha, terdapat Taman Museum Habu. Bagian museum dan bagian kebun binatang, bertujuan untuk mengedukasi pengunjung tentang habu sekaligus menghibur, dengan harapan dengan mempelajari lebih banyak tentang hewan-hewan ini akan memungkinkan orang untuk lebih hidup berdampingan dengan mereka.
Di dalamnya Anda dapat menjelajahi banyak pameran bertema ular – sebagian besar dalam bahasa Inggris dan Jepang – dan mempelajari lebih lanjut tentang ekologi dan sejarah beberapa spesies ular dan reptil lokal Okinawa. Mereka juga mengadakan acara harian untuk pengunjung, yang menampilkan kobra dan musang bersama habu. Dan bagi para pemberani yang ingin melihat lebih dekat, Anda bisa mencoba program harian Habu Encounter.

Pertemuan Habu
Atraksi unik ini, sekarang tersedia dalam bahasa Inggris dan juga Jepang, memungkinkan pengunjung untuk lebih dekat dengan habu daripada sebelumnya melalui empat kegiatan terpisah yang berhubungan dengan habu. Pertama, kamu bisa mencoba memegang Habu Dome, yaitu wadah transparan dengan habu hidup di dalamnya. Hal ini memungkinkan Anda untuk melihat ular dengan aman dari dekat dari semua sudut, dari mana Anda dapat mengagumi tanda hitam dan kuningnya yang khas dan mengintip ke dalam mata merah dan emasnya.
Setelah berkenalan dengan ular beludak, Anda akan memiliki kesempatan untuk memberi makan salah satunya, lalu mencoba menangkapnya dengan alat khusus yang dikenal sebagai kail ular. Akhirnya, Anda dapat bertemu dan menyentuh habu hidup di luar kandangnya, dan berfoto dengannya untuk anak cucu – dan sebagai bukti!

