Gunung Ikoma

Pada awalnya, Gunung Ikoma yang terletak di perbatasan antara prefektur Osaka dan Nara mungkin tampak seperti gunung suci lainnya di Jepang. Namun di luar sejarah panjang dan kuil-kuil yang berharga untuk dikunjungi, ada fitur-fitur unik seperti taman hiburan puncak gunungnya.

Gunung ini telah menarik pengunjung selama lebih dari seribu tahun karena pemandangan anoramik, situs bersejarah dan modern menarik minat wisatawan dari seluruh dunia. Tetapi sebelum masuk ke apa yang harus dilakukan dan dilihat di sana, inilah sedikit sejarahnya yang kaya.

Sejarah Gunung Ikoma
Ikoma telah dihuni dan dihormati setidaknya sejak abad ke-5, ketika Kuil Ikoma, sebuah situs Shinto yang didedikasikan untuk gunung tersebut, dibangun. Selama masa kekaisaran, kuil ini memiliki hubungan yang mendalam dengan keluarga kerajaan.

Pada tahun 655, tempat pelatihan Buddhis didirikan di lereng gunung oleh En no Gyoja. Biksu legendaris ini memelopori gaya hidup pertapa yang masih dipraktikkan hingga saat ini dan dikatakan memiliki kekuatan super. Lokasi ini menjadi sekolah yang dicari untuk pelatihan agama dan banyak biksu terkenal — termasuk Kukai, pendiri kota kuil Koyasan — konon pernah belajar di sini.

Belakangan, pada 1678, sebuah kuil bernama Hozan-ji dibangun di situs ini. Hozan-ji didedikasikan untuk dewa kebijaksanaan, kegembiraan dan kemakmuran dan menjadi populer bagi para penjual dan penghibur. Pada Era Showa (1926-1988), kawasan di kaki gunung ini menjadi kawasan hiburan dan lampu merah. Meskipun tidak lagi demikian, kota-kota saat ini masih mempertahankan nuansa retro ini. Saat ini, Gunung Ikoma adalah tempat populer untuk melihat-lihat, mendaki, piknik, dan bermain.

Atraksi di Gunung Ikoma
Gunung Ikoma adalah rumah bagi sejumlah atraksi, yang paling terkenal adalah Taman Hiburan Ikoma Sanjo dan dua kuil utama: Hozan-ji dan Kouhou-ji.

Taman Hiburan Ikoma Sanjo adalah taman hiburan anak-anak untuk segala usia yang terletak di puncak gunung. Pemandangan dari wahana sangat menakjubkan. Taman ditutup selama bulan-bulan musim dingin tetapi pejalan kaki masih dapat berjalan-jalan dan mengagumi pesona antiknya.

Hozan-ji, sebuah kuil Buddha bersejarah, adalah tempat pelarian yang sangat indah dan tenteram. Kompleks candi ini menampilkan patung berornamen, bangunan kayu kuno, dan kuburan berhutan.

Kouhou-ji adalah kuil lain yang terletak di dekat puncak. Dikelilingi oleh tanaman hijau subur dan jarang ramai, struktur kayu dan beton ini memberikan kesan aneh. Selain tiga atraksi utama, yang lain termasuk Kuil Ikoma kuno, Kereta Gantung Kintetsu Ikoma, dan Kincir Air Sushidani.

Lintas alam
Jika Anda ingin melatih kaki tersebut, Anda dapat menaiki tangga curam ke Hozan-ji, menjelajahi kuil terkenal di sana, dan naik kereta gantung ke puncak gunung dari sana.

Merasa petualang? Anda juga dapat memilih untuk mendaki salah satu jalur. Salah satu jalur tersebut adalah Jalur Pendakian Zushidani, yang membawa penjelajah melalui hampir setiap objek wisata yang ditawarkan Gunung Ikoma hanya dalam hitungan beberapa jam. Untuk mendaki jalur ini, Anda harus mulai dari Kuil Isikiri Tsurujiya, dekat stasiun Ishikiri, dan berjalan di Jalan Perbelanjaan Ishikiri, yang terkenal dengan ramalan nasib, seperti yang ditunjukkan di bawah ini.

Dari sana, ikuti rambu “Zushidani Hiking Course” (辻子谷ハイキングコース), yang akan membawa Anda ke sebagian besar situs yang disebutkan di atas dan lainnya. Pendakian akan memakan waktu sekitar 3 atau 4 jam dan mencakup beberapa pendakian yang curam tetapi tidak terlalu sulit.

You may also like...

PAGE TOP